Jenis-jenis Tugas Kuliah di Program Studi Pascasarjana UNESA
Program pendidikan di Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dirancang untuk mengembangkan kemampuan akademik, penelitian, dan profesionalitas mahasiswa. Melalui berbagai bentuk tugas dan kegiatan pembelajaran, mahasiswa didorong untuk berpikir kritis, mandiri, serta mampu menghubungkan teori dengan praktik di bidang keilmuannya. Tugas yang diberikan di jenjang S2 cukup beragam. Mahasiswa biasanya mereview jurnal, melakukan presentasi, menulis karya ilmiah, dan membedah jurnal ilmiah bereputasi. Semua kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan analisis, penulisan akademik, serta kemampuan berkomunikasi secara ilmiah. Pada beberapa program studi, terdapat praktikum dan laporan riset pendahuluan sebagai bagian dari pengerjaan riset.
Tugas akhir berupa penelitian menjadi bagian paling penting dari studi S2. Tahapannya adalah mahasiswa perlu menentukan topik penelitian, menyusun proposal, uji metode, serta melakukan penelitian dan penyusunan laporan hasil. Proses ini memerlukan ketelitian, konsistensi, dan bimbingan intensif dari dosen pembimbing agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Menurut Khayfa E.F. Alam, mahasiswa S-2 Prodi Manajemen Inovasi, tantangan terbesar selama menempuh pendidikan S-2 adalah berpindah dari pembelajaran berbasis proyek ke pembelajaran yang sepenuhnya akademik. “Nah, kalau di S-2 itu lebih ke review jurnal, review buku, diskusi, bikin materi. Jadi ya, ketika di S-2 kan, kebanyakan nulis, sudah nggak ada praktiknya. Itu sudah menantang,” jelasnya.
Ia juga menambahkan beberapa perbedaan tugas di S-1 dan S-2, “Di S-1, ada dosen ngasih tugas ke mahasiswa. Kalau di S-2 beda, perkuliahannya itu ya mahasiswanya yang memberikan materi dan diskusi bersama dosen. Jadi, mahasiswa dan dosen itu setara, sama-sama diskusi,” tambahnya.
Selain itu, mahasiswa Pascasarjana juga diwajibkan menulis dan mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal terakreditasi nasional atau bereputasi internasional sebagai salah satu syarat mengikuti ujian tesis. Di tahap akhir, mahasiswa akan mengikuti ujian tesis untuk mempresentasikan hasil penelitiannya di hadapan penguji. Secara keseluruhan, pembelajaran di Sekolah Pascasarjana UNESA menekankan kemandirian, penelitian, dan spesialisasi bidang ilmu. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata. Dengan pendekatan tersebut, lulusan Pascasarjana diharapkan menjadi peneliti dan profesional yang berintegritas, kompeten, dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di masyarakat. (Delisa/Byu)
Share It On:

