Press Release : Sekolah Pascasarjana UNESA Gelar Sosialisasi Nilai BerAKHLAK Guna Membangun Budaya Kerja Berintegritas
Keterangan foto : UNESA menyelenggarakan sosialisasi internalisasi nilai BerAKHLAK.
Penulis : Rommy Mochamad Ramdhani
SPs - Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan agenda sosialisasi mengenai penerapan nilai-nilai dasar BerAKHLAK bagi seluruh aparatur sipil negara. Kegiatan strategis tersebut berlangsung pada hari Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Ruang Aula Lantai 2 Gedung Pascasarjana Kampus Lidah Wetan.
Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan budaya kerja pegawai dengan standar perilaku yang berorientasi pada pelayanan prima serta akuntabilitas tinggi. Upaya penguatan karakter tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung ketercapaian SDG 16 demi mewujudkan lembaga yang transparan.
Direktur Prof. Dr. Bambang Yulianto, M.Pd. membuka acara dengan menekankan pentingnya transformasi mentalitas dalam menghadapi tuntutan publik yang semakin kompleks. Beliau menyatakan bahwa setiap elemen organisasi wajib memahami filosofi dibalik akronim Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Prinsip-prinsip tersebut harus menjadi pedoman utama saat menjalankan tugas administratif maupun akademik sehari-hari. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pemaparan materi secara khidmat demi meningkatkan kualitas performa kerja di lingkungan kampus.
Wakil Direktur II, Junaidi Budi Prihanto, S.KM., M.KM., Ph.D. menjelaskan bahwa budaya akuntabilitas merupakan kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Setiap pegawai dituntut untuk bertanggung jawab penuh atas segala wewenang serta jabatan yang diberikan oleh negara.
Kejujuran dalam melaporkan hasil kinerja menjadi indikator penting dalam proses evaluasi berkala bagi tenaga kependidikan. Pihak manajemen berupaya menciptakan sistem pengawasan internal yang efektif guna mencegah segala bentuk potensi penyimpangan etika.
Aspek kompetensi juga menjadi sorotan utama dalam diskusi yang melibatkan jajaran pimpinan serta staf administrasi tersebut. Institusi memfasilitasi setiap individu untuk terus belajar guna memperbarui keahlian teknis sesuai perkembangan teknologi informasi terkini.
Semangat meningkatkan kapasitas diri sangat krusial agar layanan sekolah tetap relevan dengan kebutuhan mahasiswa tingkat lanjut. Pendidikan berkelanjutan bagi para pegawai dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan organisasi secara keseluruhan.
Penciptaan lingkungan kerja yang harmonis diharapkan mampu memicu produktivitas serta kenyamanan saat bertugas di kantor. Sikap saling menghargai perbedaan latar belakang menjadi kunci dalam membangun solidaritas antar rekan sejawat.
Toleransi tinggi akan meminimalisir gesekan internal yang dapat menghambat pencapaian target strategis universitas. Sekolah Pascasarjana berkomitmen untuk selalu menjunjung tinggi rasa kekeluargaan dalam bingkai profesionalisme yang kokoh dan disiplin.
Rasa loyalitas terhadap bangsa serta negara diwujudkan melalui kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku di lingkungan perguruan tinggi. Pegawai wajib menjaga nama baik institusi dengan tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma hukum maupun sosial.
Kesetiaan pada ideologi Pancasila menjadi dasar dalam setiap pengambilan keputusan penting di tingkat manajerial. Integritas merupakan harga mati bagi setiap abdi negara yang bekerja pada unit pengelola program magister juga doktor.
Sikap adaptif sangat diperlukan agar organisasi mampu bertahan di tengah arus disrupsi global yang bergerak begitu cepat. Kreativitas dalam menciptakan inovasi layanan baru menjadi salah satu poin penilaian dalam sasaran kinerja pegawai tahunan.
Kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan sistem birokrasi digital menunjukkan kesiapan lembaga dalam menghadapi tantangan masa depan. Pimpinan mendorong penggunaan perangkat lunak terbaru guna mempercepat proses pengolahan data mahasiswa secara akurat.
Kolaborasi lintas unit kerja diperkuat guna menciptakan sinergi yang optimal dalam penyelesaian berbagai program prioritas. Kerjasama tim yang solid akan memudahkan pencapaian visi UNESA sebagai pusat unggulan pendidikan di kancah internasional.
Hubungan kemitraan dengan pihak eksternal juga terus dikembangkan guna memperluas jejaring riset serta pengabdian masyarakat. Komunikasi yang efektif antar departemen menjadi jembatan utama dalam mengatasi kendala teknis pada lapangan kerja.
Implementasi nilai BerAKHLAK ini diharapkan mampu membawa Sekolah Pascasarjana meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Konsistensi dalam mempraktikkan perilaku terpuji tersebut akan memberikan dampak positif bagi citra universitas di mata publik luas.
Semangat perubahan harus tetap terjaga melalui keteladanan nyata dari jajaran manajemen tertinggi hingga staf paling bawah. Perbaikan sistem manajemen sumber daya manusia dilakukan secara sistematis guna mendukung iklim kerja yang lebih inklusif.***
Editor : Rommy Mochamad Ramdhani
Share It On: